Hai semua :) Blog ini dibuat untuk mengisi waktu luangku dan menyalurkan hobby menulis aku, semoga blog ini bisa bermanfaat bagi kita semua :v

Showing posts with label kumpulan puisi. Show all posts
Showing posts with label kumpulan puisi. Show all posts

Teriakan Kepala

 Teriakan Kepala

(karya : Putri Dwita Nuzuliah)


Pernah kubuka lembaran kenangan diotakku

Terngiang dan kembali kubuka

Kutuangkan dalam balutan kata yang indah

Kujadikan sebuah puisi dan cerita


Pernah ku bersedih dan galau

Tak tau bercerita dan curhat pada siapa

Kutuangkan dalam sebuah ceritan

Kujadikan sebuah tulisan


Aku punya beribu cerita yang ingin kutulis

Dalam bentuk yang indah dan mendalam

Hingga ketika ku buka lembaran cerita

Ada rangkaian kata yang tertuang


Pernah kutuang cerita dalam puisi

Kutulis dengan penuh penghayatan

Berapa kali direndahkan karena terlalu biasa

Apa ada yang salah dalam menulis?


Aku hanya menulis untuk membuatku senang

Hanya senang menuangkan cerita dalam rangkaian kata

Tidak semua tentangku atau orang sekelilingku

Hanya tentang karyaku dan tulisanku


Tidak menerima uang ataupun ketenaran

Tapi hanya sedikit behagia ketika menulis

Suara otakku yang kian berteriak

Membuatku ingin menulis dan berkarya

Share:
Read More

Kampung Halaman

Kampung Halaman
(karya : Putri Dwita Nuzuliah)

Kata orang tempat ini nyaman
Benar nyaman tapi ada yang lebih nyaman
Kata orang tempat ini tentram
Benar tentram tapi ada yang lebih tentram

Tahukah kamu apa itu?
Itu kampung halaman
kuyakin setiap orang berkata demikian
kuyakin setiap orang mencintainya

Rinduku pada kampung halaman
Aku ingin sekali bertatap walau sekejap
Pada kampungku tempat kulahir dan dibesarkan
Aku ingin sekali menyapanya dimasa lalu

Dimana aku yang kecil berlarian bermain
Ohh sungguh aku merindukannya
Mungkin tak lagi sama
Semua orang pun tak lagi sama

Tampak asing tapi kenangan kembali membekas
Kampung halaman kumerindukanmu yang dulu
Dulu ketikaku tertawa karena hal kecil
Dulu ketika orang tuaku mengajari arti kehidupan

Aku disini merindukanmu kampung halaman
Maaf kalau aku hanya menatapmu sekejap
Maaf ku hanya pulang beberapa kali
Kuingin kembali namun waktu tak akan terulang

Ku ingin menyapu meski sekejap saja
Dengan rumah sederhana yang nyaman
Atau tetangga yang tak nampak asing
Aku merindukanmu kampung halaman


Sejauh apapun pergi akan ada tempat untuk kembali - pdn
Share:
Read More

Aku yang Lelah


Aku yang Lelah
(karya : Putri Dwita Nuzuliah)

Izinkan aku beristirahat sebentar pada urusanku sekarang
Izinkan aku menikmati indahnya pemandangan
Izinkan aku menikmati rasanya tidur yang cukup
Izinkan aku berteriak bersama angin yang kencang

Tanpa harus memikirkan tugas yang kian menumpuk
Tanpa harus memikirkan orang yang tidak penting
Tanpa beban pikiran izinkan aku beristirahat sejenak
Hanya sejenak mohon izinkanlah

Aku ingin melupakan lelahnya belajar
Aku ingin bercengkrama ria bersama keluargaku
Aku ingin makan bersama-sama
Seperti dulu yang kami lakukan tiap hari

Izinkan aku beristirahat sejenak
Hanya sejenak mohon izinkanlah
Aku hanya ingin terlelap dan tertawa
Melihat wajah keluargaku yang tersenyum indah

Hanya sejenak mohon izinkanlah
Setelah itu ku kan bangun
Kukan kembali menatap dunia
Kukan melakukan hari ku lebih baik

Kuyakin masa lelah pasti ada
Kuyakin semua orang tahu itu
Maha ketika itu terjadi beristirahatlah
Lupakan lelahnya tugas dan tertawalah

Dari yang aku sedang lelah
Aku ingin pulang sebentar
Sebentar saja percayalah
Hanya sejenak mohon izinkanlah


Share:
Read More

Keajaiban Kata

Keajaiban Kata
(karya : Putri Dwita Nuzuliah)

KATA
4 Huruf yang begitu mendalam
4 Huruf yang mempunyai makna
4 Huruf yang mempengaruhimu

Bagaimana bisa kata begitu ajaib?
Bagaimana bisa kata mengubah perasaanmu?
Bukankah itu hanya kata
Bukankah itu hanya terdiri dari huruf

Disetiap kata ada makna yang terselip
Disetiap kata ada maksud yang ingin disampaikan
Bersama pilihan yang menarik
Bersama pikiran kata itu muncul

Pernahkah kau dibuat menangis olehnya?
Pernahkah kau dibuat tersenyum olehnya?
Pernahkah kau dibuat tertawa olehnya?
Bukankah kata itu ajaib?

Tanpa kata mana mungkin kalimat bisa menjadi kalimat
Tanpa kata mana mungkin kau bisa berpuisi
Tanpa kata mana mungkin dapat bercerita
Tanpa kata mana mungkin dapat bernyanyi

Benar kata itu tak selalu indah
Bahkan kau pakai kata sebagai alat kebohonganmu
Benar kata itu tak selalu indah
Kau bisa dibuat penuh penyesalan olehnya

Begitu ajaibnya kata
Dengan kata sesuatu yang indah akan lebih indah
Dengan kata sesuatu yang sedih akan lebih sedih
Begitulah kata mempengaruhimu

Tapi, bukankah menarik?
Kau bisa bermain dengan kata
Hei, bukankah menarik?
Kutanya sekali lagi dan pastikan itu

"Terkadang kita tak sadar hal sederhana yang membuat kita bertahan"
Share:
Read More

Jangan Pergi

Jangan Pergi
(karya : Putri Dwita Nuzuliah)

Jangan pergi
Hanya karena disuruh pergi
Jangan menyerah
Hanya karena disuruh menyerah

Mungkin kamu lelah
Tapi ketahuilah aku juga lelah
Mungkin kamu sakit
Tapi ketahuilah aku juga sakit

Kupinta satu
Jangan percaya mereka tentang diriku
Kupinta satu
Teruslah bersamaku sepanjang masa

Kutau ini bodoh
Kutau ini gila
Tapi kau harus tau
Bodoh dan gila ini muncul karenamu

Tetaplah disini
Ceritakan hal bodoh bersamaku
Ceritakan keluh kesahmu bersamaku
Tertawa dan menangislah bersamaku

Temani aku
Temani aku untuk hari ini
1000 tahun lagi
Dan selamanya

Karena aku
Mencintaimu

"Karena tak dapat kuungkapkan kata yang paling cinta, kupasrahkan saja dalam doa" - Sapardi Djoko Damono
Share:
Read More

Mimpiku Semalam

Mimpiku Semalam
(Karya : Putri Dwita Nuzuliah)

Mimpiku semalam
Tentang sosokmu yang begitu nyata
Mimpiku semalam
Terasa ada dan sangat dekat

Itu dirimu dengan senyuman mu
Kita berbicara asik berdua
Berlari entah bagaimana
Kita saling memendam rasa

Kau terlihat sangat rupawan
Bersama parasmu yang menenangkan 
Aku tersenyum lembut padamu
Merasakan kehangatan

Kau disana denganku
Didalam mimpiku semalam
Mimpi itu terasa nyata
Ingin kuulangi dengan khayalan

Aku ingin kau disini
Membahas kisah kita
Seperti mimpiku semalam
Marilah datang denganku

Sosokmu yang begitu sederhana
Namun sangat menawan
Membuatku terbangun, dan sadar saat itu juga
Rasaku masih ada untukmu


"Mari nikmati hari ini, tanpa melupakan masa lalu dan rencanakan masa depan" - pdn
Share:
Read More

Aku dan Perasaanku

Aku dan Perasaanku
(karya : Putri Dwita Nuzuliah)

Ini Aku, iya ini aku dan perasaanku
Masih kurang jelas? Masih kurang paham?
Perlu ku berteriak, perlu kuulangi, ini aku
Hei, tatap mataku dan jawablah aku

Bagaimana aku bertindak
Adakah urusannya denganmu?
Bagaimana aku berteriak
Ini suara dari batinku

Tak perlu dihiraukan, tak perlu kau risau
Untuk apa? bermanfaatkah untukmu?
Apa aku merugikanmu?
Beri aku alasan, kumohon

Apa kehadiranku mengganggu?
Kurasa tidak, aku bahkan tak bersuara
Apa aku begitu menarik?
Kurasa tidak, aku bahkan tak menemuinya

Mengapa aku begitu menyedihkan?
Mengapa aku begitu frustasi?
Bertemu dan kenal dengan kalian
Iya kalian, kalian yang membuatku hancur

Hancur bagaikan kepingan gelas yang pecah
Hancur bagaikan goresan luka yang menyaktikan
Pernahkah kau terpikir ulahmu itu?
Pernahkah muncul didalam benakmu?

Disini ada hati yang tersakiti
Bahkan sakitnya mengalahkan tembakan peluru
Goresan yang kalian buat tertanam begitu rapi
Didalam hati yang terdalam 

Menangis pun aku tak sanggup
Bagaimana aku berteriak?
Berkatapun aku tak mampu lagi
Bagaimana aku mengobatinya?

Kalian, iya kalian 
Sadarkah kalian penghancurnya
Penghancur hatiku
Penghancur kehidupan

Entah Kapan sakit ini kan hilang
Bagaimanapun lukanya masih kan membekas, bukan?
Entah kapan aku bisa memaafkan
Bagaimanapun otakku masih kan mengingatnya, bukan?

Sudahlah, aku muak membahasnya
Kemunafikkan itu selalu muncul diingatanku
Bahkan selalu menghantuiku
Yang perlu kau ingat, betapa kotornya hatimu


"Cinta bukan berarti kau tak ingin membencinya, hanya saja kau tak bisa membencinya" - Reply 1988

Share:
Read More

Anak Sekarang

Anak Sekarang
(karya : Putri Dwita Nuzuliah)

Berbicara tidak sopan
Bergaya ala preman
Oh sungguh menyedihkan
Anak sekarang

Dinasihati ikut membentak
Diberi tahu tak mau tahu
Oh sungguh menyedihkan
Anak sekarang

Narkoba?
Terdengar sudah biasa
Pergaulan bebas
Ahh sudah merajarela

Akankah bisa kembali
Pada kehidupan dulu kala
Akankah bisa berubah
Seperti dahulu

Sungguh kita penerus bangsa
Apa yang harus dilakukan?
Kita harus berubah
Semangatlah

Banyak yang diharapkan
Banyak yang diingikan
Bagi penerus bangsa
Bagi anak sekarang

Narkoba tak ada gunanya
Itu mematikan
Pergaulan bebas apalagi
Hanya menjerumuskan

Maukah berubah?
Untuk dirimu
Maukah berubah?
Wahai anak sekarang

"Hidup bukanlah tentang menemukan dirimu sendiri, hidup adalah tentang menciptakan dirimu sendiri" - George Bernard
Share:
Read More

Duri Menyakitkan

Duri Menyakitkan
(karya : Putri Dwita Nuzuliah)

Duri itu mulai menusuk kulit
Duri itu mulai terasa menyakitkan
Mari lepaskan duri itu
Biarkan terluka sejenak

Sejenak hanya sejenak
Tunggulah mari bersabar
Maukah kamu terus ditusuk duri?
Menusuk lebih dari kulitmu

Perlahan mari lepaskan
Sedikit demi sedikit
Marilah lepaskan
Tunggulah beberapa saat

Setelah waktu berlalu
Bekas luka mungkin masih ada
Tapi percayalah
Sakitnya kan segera hilang

Jangan jadi sakit karena duri ditubuhmu
Lepaskan duri itu
Jangan biarkan dia merasukimu
Membahayakanmu

Kau harus sadar
Duri itu kian menusuk
Merasuki ragamu
Menyakiti sekelilingmu

Seperti mawar
Terlihat indah namun menyakitkan
Seperti durian
Lezat namun menyakitkan

Perlahan lepaskan duri itu
Hiduplah dengan kata maaf

"Maafkanlah, sungguh itu kan membuatmu tenang" - pdn
Share:
Read More